Tips Investasi Reksadana Syariah
Ada yang bilang, bijak-bijaklah berinvestasi reksadana syariah. Jika belum fasih, cobalah dengan Rp 1-2 juta, kenali risikonya, cari peluang return yang paling bagus, dan jangan lupa sisihkan untuk dana sosial.
Jangan anggap enteng investasi reksadana, salah-salah pilih, buntung didapat bukan untung. Ini yang terjadi dengan bencana redemption (penarikan dana besar-besaran) reksadana konvensional, awal 2005 lalu akibat menyusutnya nilai aktiva bersih (NAB) reksadana hingga tinggal 30%.
Di lain pihak, jika ditilik kinerja rata-ratanya, sejak 1998 sampai kini, tak pernah di bawah rata-rata reksadana konvensional. Menurut Rosinu, Direktur Trimegah Sekuritas ini pertanda baik untuk mulai berinvestasi di reksadana syariah. “Industri keuangan syariah akan booming, kini saat tepat untuk berinvestasi syariah”, katanya Februari lalu. Tak hanya Rosinu, banyak kalangan berpendapat sama (lihat rubrik “Liputan Utama”)
Nah, apa itu reksadana syariah? Apa yang mesti diperhatikan sebelum berinvestasi reksadana syariah? Ahmad Ghazali (Safir Senduk & Rekan) dan Mike Rini Sutikno (Hijrah Institute), dua perencana keuangan syariah terkemuka membagi ilmunya kepada yang mau mulai berinvestasi reksadana syariah.
Box 1:
Langkah Bijak Investasi reksadana....







