SAATNYA (BUKAN) TUNAI BICARA
oleh: Eko Endarto
Uang plastik menjadi istilah yang populer setelah beberapa perusahaan keuangan menggunakan kartu berbahan plastik sebagai sarana pembayaran, pengganti uang tunai. Sarana transaksi jenis ini telah berkembang pesat mulai dari bentuk kartu kredit sebagai fasilitas pinjaman yang bisa digunakan setiap saat, sampai dengan kartu debit yang memiliki hubungan secara langsung dengan rekening pemakai sehingga setiap melakukan transaksi penggunaan dana, maka simpanan kita (tabungan) akan berkurang nilainya.
Kedua jenis kartu ini (kredit dan debit) memiliki kelebihan masing-masing yang bila digunakan dengan baik dan disiplin sangat membantu transaksi serta aliran keuangan.
Mari kita membicarakan kartu debit. Arti kartu debit di sini adalah bila kita menggunakan kartu, berbelanja atau mengambil uang tunai, maka secara otomatis saat itu juga akan berkuranglah saldo atau jumlah uang tunai yang kita miliki di dalam simpanan atau tabungan kita.
Kelebihan jenis kartu ini adalah kita tidak perlu dan tidak akan dikenakan bunga penggunaan dana karena dana yang kita gunakan murni milik kita. Bagi beberapa orang hal ini sangat membantu untuk menjauhkan kehidupan mereka dari utang khususnya utang kartu kredit.
Namun, ada beberapa orang merasa bahwa hal ini masih berisiko karena masih memungkinkan terjadinya masalah baik itu dari dalam maupun dari luar. Dari dalam yang artinya si pemilik kartu, bila tidak mengatur dan membatasi, bisa saja terjadi si pemilik tidak sadar telah berapa banyak uang yang digunakan. Penggunaannya tidak terkendali.
Kekurangan dari luar misalnya, bisa saja terjadi masalah dengan sistem yang digunakan seperti koneksi dengan bank penerbit kartu yang bermasalah sehingga transaksi tidak bisa dilakukan. Jadi walaupun memiliki kelebihan, sedikit celah yang membuat tidak nyaman masih bisa saja terjadi.
Penerbitan kartu terbatas ini mungkin bisa digunakan sebagai jawabannya.
BCA Flazz...







