oleh: Ahmad Gozali
Assalamualaikum Wr Wb
Pak Gozali,
Saya mewakili beberapa teman yang ingin bertanya kepada Bapak tentang kondisi keuangan yang mereka hadapi saat ini. Kebutuhan mereka saat ini lebih besar dari pemasukan tiap bulan. Lebih besar pasak dari tiang.
Kewajiban rutin yang harus mereka keluarkan tiap bulan seputar cicilan rumah, kendaraan, dan barang elektronik. Mereka juga berutang kebutuhan pokok (sembako) di koperasi, sehingga bulan berikutnya gaji yang diterima sudah dikurangi kewajiban-kewajibab tadi. Kewajiban cicilan tersebut berlangsung selama tiga tahun. Mereka ingin menjalani/mengatur keuangan yang Islami tapi mereka sudah telanjur banyak kewajiban cicilan. Yang ingin saya tanyakan:
1. Apa saran Bapak agar mereka bisa mengatur keuangan secara Islami yaitu memenuhi hak-hak yang menjadi prioritas?
2. Bagaimana caranya agar mereka kelak bisa menabung dan berinvestasi?
Terima kasih atas penjelasan Bapak.
Asep Andi Surya







