Kaya Untuk Ibadah, dengan Perencanaan Keuangan dan Investasi yang Halal.
1# Memiliki Pola Pikir Orang Kaya
Perbedaan yang cukup mencolok antara orang kaya, orang awam dan orang miskin
adalah pada cara berpikirnya. Orang berbakat kaya selalu belajar berpikir
dan bertindak seperti layaknya orang kaya. Ketika orang miskin dan awam
bekerja keras untuk memperjuangkan kenaikan gaji, calon-calon orang kaya
justru bekerja keras membangun mindset (cara berpikir) sebagai orang kaya,
pemilik aset dan investor yang memiliki pasive income.
Ketika sama-sama memiliki uang Rp. 100.000,- misalnya, orang awam dan miskin
selalu berpikir apa yang bisa dibeli dan dikonsumsi, sedangkan orang
berbakat kaya berpikir bagaimana uang tersebut bisa dilipatgandakan dengan
cara diinvestasikan atau dibelikan sesuatu untuk dijual kembali agar
memperoleh keuntungan.Orang awam dan miskin selalu berpikir tentang
bagaimana memenuhi kebutuhan sendiri, sedangkan orang berbakat kaya lebih
sering memikirkan bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan orang lain.
Pikirannya berfokus bagaimana sumberdaya yang ada bisa didayagunakan untuk
menghasilkan lebih banyak uang - tentu - dengan jalan yang halal....







